Wednesday, July 29, 2026

FKIP UMBY Tutup SABI Batch IX di Kampung Wisata Bambu Jetis, Perkuat Pendidikan Bahasa Inggris dan Pelestarian Budaya


Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY)
resmi menutup Sekolah Alam Bahasa Inggris (SABI) Batch IX yang diselenggarakan di Kampung Wisata Bambu Jetis, Dusun Jetis, Kalurahan Sumberrejo, Kapanewon Tempel, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Program yang berlangsung pada Rabu, 8 Juli 2026 ini menjadi bagian dari komitmen UMBY dalam mengembangkan kemampuan bahasa Inggris anak sekaligus melestarikan budaya lokal melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

SABI merupakan salah satu program unggulan hasil kolaborasi antara FKIP UMBY dan masyarakat Kampung Wisata Bambu Jetis. Program ini mengusung konsep pembelajaran yang aktif, menyenangkan, dan berbasis pengalaman (experiential learning), sehingga anak-anak dapat belajar bahasa Inggris dalam suasana alam yang edukatif.

SABI Batch IX Diikuti Sekitar 60 Anak

Pada pelaksanaan SABI Batch IX, sekitar 60 anak dari jenjang PAUD hingga Kelas VI Sekolah Dasar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Seluruh peserta menerima Sertifikat Penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka selama mengikuti program.

Sebelum prosesi penutupan, peserta mengikuti kegiatan English in Action, yaitu pembelajaran bahasa Inggris yang dikemas secara interaktif melalui berbagai aktivitas menarik, seperti:

  • Bernyanyi menggunakan bahasa Inggris.

  • Permainan edukatif (games).

  • Treasure Hunt di empat pos yang tersebar di kawasan Kampung Wisata Bambu Jetis.

  • Aktivitas kelompok yang melatih komunikasi dan kerja sama.

Metode pembelajaran ini membuat anak-anak lebih percaya diri menggunakan bahasa Inggris dalam situasi nyata sekaligus menikmati proses belajar yang menyenangkan.

FKIP UMBY Terapkan Experiential Learning

Dekan FKIP UMBY, Dr. Nuryadi, S.Pd.Si., M.Pd., menjelaskan bahwa pelaksanaan SABI merupakan implementasi nyata pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang dipadukan dengan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dari Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UMBY.

Menurutnya, kerja sama antara FKIP UMBY dan Kampung Wisata Bambu Jetis akan terus dikembangkan melalui berbagai program pendidikan berbasis budaya.

"Kami bekerja sama dengan Sekolah Alam Bahasa Inggris di Kampung Wisata Bambu Jetis dengan konsep belajar yang aktif, interaktif, dan menyenangkan. Ke depan kegiatan akan terus berlanjut pada batch berikutnya, bahkan direncanakan berkolaborasi dengan Dinas Kebudayaan dalam kegiatan budaya berbasis bahasa Inggris," ujar Dr. Nuryadi.

Program Berkelanjutan Melalui Training of Trainers (ToT)

Penanggung jawab kegiatan English in Action SABI sekaligus Wakil Dekan FKIP UMBY, Agustinus Hary Setiawan, S.Pd., M.A., mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap program ini sangat tinggi.

Setiap angkatan rata-rata diikuti oleh 50 hingga 80 peserta, menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap pembelajaran bahasa Inggris sejak usia dini.

Untuk menjaga keberlanjutan program, FKIP UMBY menerapkan konsep Training of Trainers (ToT) sehingga masyarakat setempat nantinya mampu mengelola Sekolah Alam Bahasa Inggris secara mandiri, baik dari sisi manajemen maupun pelaksanaan kegiatan.

Selain meningkatkan kemampuan bahasa Inggris anak-anak, program ini juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat melalui pengembangan potensi Kampung Wisata Bambu Jetis sebagai destinasi wisata edukasi.

Mahasiswa dan Mahasiswa Internasional Turut Berpartisipasi

Keberhasilan pelaksanaan SABI Batch IX juga didukung oleh mahasiswa yang tergabung dalam English Student Association (ESA) UMBY.

Menariknya, kegiatan ini melibatkan dua mahasiswa internasional asal Tajikistan, yaitu:

  • Zulola – Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris.

  • Zanavbar – Program Studi Akuntansi.

Kehadiran mahasiswa internasional memberikan pengalaman belajar yang lebih autentik bagi peserta, karena anak-anak dapat berinteraksi langsung dengan penutur dari luar negeri dalam suasana yang santai dan menyenangkan.

Dukungan Berbagai Pihak

Penutupan SABI Batch IX turut dihadiri berbagai tokoh dan mitra yang mendukung pengembangan pendidikan serta budaya di Kampung Wisata Bambu Jetis, di antaranya:

  • Teguh Wahyudi, S.E. dari Yayasan Wangsamanggala.

  • Widarta, S.E., M.M., CDMP., Kepala Biro Kerja Sama, Humas, dan Keprotokolan UMBY.

  • Ahmadi, S.Pd., Ketua Desa Budaya Sumberrejo mewakili Lurah Sumberrejo.

  • Retno Wulandari, Pendamping Budaya Sumberrejo dari Dinas Kebudayaan DIY.

Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, komunitas, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam keberhasilan penyelenggaraan program ini.

Orang Tua Apresiasi Program SABI

Program Sekolah Alam Bahasa Inggris mendapat sambutan positif dari para orang tua peserta. Salah satunya disampaikan oleh Fitri Nurjanti, yang merasa bersyukur anak-anaknya memperoleh kesempatan belajar bahasa Inggris dalam lingkungan yang aman, nyaman, dan menyenangkan.

Menurutnya, penguasaan bahasa Inggris sejak usia dini akan membuka lebih banyak peluang bagi anak-anak di masa depan, sementara suasana belajar di Kampung Wisata Bambu Jetis membuat mereka lebih bersemangat mengikuti setiap kegiatan.

Komitmen UMBY Mengembangkan Pendidikan Berbasis Masyarakat

Melalui Sekolah Alam Bahasa Inggris (SABI), FKIP Universitas Mercu Buana Yogyakarta menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada peningkatan kompetensi akademik, tetapi juga pemberdayaan masyarakat dan pelestarian budaya lokal.

Dengan konsep belajar di alam terbuka, kolaborasi bersama masyarakat, serta dukungan berbagai pemangku kepentingan, SABI diharapkan terus berkembang sebagai model pembelajaran bahasa Inggris berbasis budaya yang mampu meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat potensi wisata edukasi di Kampung Wisata Bambu Jetis.

Info ini tayang di web : UMBY Populerkan Bahasa Inggris Guna Dongkrak Potensi Kampung Wisata Bambu Jetis

Info : SABI UMBY, Sekolah Alam Bahasa Inggris, FKIP UMBY, Kampung Wisata Bambu Jetis, Pendidikan Bahasa Inggris Anak, Pengabdian Masyarakat UMBY, English in Action, Wisata Edukasi Sleman, Universitas Mercu Buana Yogyakarta, Belajar Bahasa Inggris di Alam.

No comments:

Post a Comment